Kamis, 31 Oktober 2019 - 13:35:30 WIB - Dibaca : 145 Kali

Bupati Bengkalis Berharap LAMR Berikan Ide dan Pemikiran Pembangunan

Editor: Nurhadi - Rep: Muzani - Foto: Khaidir
Teks foto: Pengukuhan Pengurus MKA dan Pengurus DPH LAMR Kecamatan Bukit Batu, Bertempat di Halaman Balai Adat LAMR Bukit Batu, Kamis (30/10/19).

SUNGAI PAKNING, HUMAS - "Berikanlah konstribusi berupa pemikiran, ide-ide serta nasehat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Bengkalis. "Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bengkalis H. Suwarto saat menghadiri pengukuhan Pengurus Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Pengurus Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bukit Batu, kamis (30/10/19) pagi, Bertempat di Halaman Balai Adat LAMR Bukit Batu. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Syahril Abu Bakar, Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri H. Zainuddin Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Sofyan Said, Camat Bukit Batu H. Mulyadi, Camat Siak Kecil M. Fadlul Wajdi, Plt. Camat Bandar Laksamana Acil Esyno, Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik, Danramil Bukit Batu Kapten Tarman. 

Turut hadir Ketua Paguyuban dan Ikatan Se-Kecamatan Bukit Batu, Manager Pertamina UR II Sei Pakning Fajar Basuki, Pimpinan Perusahaan dan Perbankkan, Kepala Desa selaku Penghulu Adat Se-Kecamatan Bukit Batu, Pengurus MKA dan DPH LAMR Kecamatan Bukit Batu serta undangan lainnya. 

Mantan Kabag Kesra Setda Kabupaten Bengkalis itu juga menyampaikan ucapan selamat mewakili Bupati Bengkalis kepada pengurus yang baru dikukuhkan. 

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis kami menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada pengurus MKA dan DPH LAMR Kecamatan Bukit Batu yang baru saja dikukuhkan, semoga datuk dan datin seiya sekata dalam memacu Pembangunan Daerah serta menjunjung adat dan martabat budaya melayu," Ucap Suwarto. 

Kami tentunya berharap lanjut Suwarto lagi, kiranya datuk dan datin mampu mempertahankan nilai nilai adat istiadat melayu di Negeri Junjungan ditengah-tengah arus globalisasi saat ini. 

Lebih lanjut menurut pria berkaca mata tersebut, keberadaan LAMR sebagai payung masyarakat tidak hanya memayungi suku melayu semata, namun sebagai payung pemersatu seluruh suku dan etnis yang ada di Kecamatan Bukit Batu. Berbagai ragam budaya yang ada saat ini menjadi khazanah kekayaan budaya yang patut kita lestarikan. 

"Yakinlah, bila pengurus LAMR bersatu padu, yang melintang diluruskannya, yang menyalah dibetulkannya, yang tidur dijagakannya, maka hal tersebut menjadi nilai tambah bagi LAMR Bukit Batu dalam memperkokoh dan memperkenalkan jati dirinya," Pungkas Suwarto.


Berita Lainnya

Tulis Komentar