Senin, 23 Mei 2016 - 03:00:00 WIB - Dibaca : 708 Kali

Gelar Pertemuan dengan 136 Kades, Danrem Ingatkan Karlahut Bukan Tradisi

Teks foto: Danrem 031/Wirabima Brigjend TNI Nurendi menyerahkan konsep rencana pencegahan Karlahut di Provinsi Riau kepada Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Senin (23/5/2016).

BENGKALIS, HUMAS -- Meskipun tidak dijawalkan sebelumnya, Komandan Resor Militer (Danrem) 031/Wirabima Brigjend TNI Nurendi M.Si (Han), mengadakan pertemuan dengan 136 Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bengkalis.

Pertemuan yang ditaja di ruang serba guna lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (23/5/2016), dalam rangka mensosialisasikan konsep pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang telah disiapkan Danrem 031/Wirabima.

Selain Bupati Amril Mukminin, dan Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Wachyu Dwi Arianto, hadir juga dalam pertemuan itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) H Ismail dan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Danrem yang ramah dan murah senyum ini mengatakan, Kades dan Bintara Pembina Desa (Banbinsa), merupakan ujung tombak untuk pencegahan terjadinya Karlahut. Keberhasilan pencegahan Karlahut juga sangat ditentukan sejauhmana keduanya dapat memainkan perannya dengan optimal.

Karenanya antara Kades dan Babinsa, kata suami Silvia Nurendi ini, keduanya harus senantiasa berkoodinasi dan melakukan sinergisitas dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman akan arti penting pencegahan Karlahut di wilayah masing-masing kepada masyarakat.

"Tindakan preventif lebih baik dan lebih murah daripada penangan pasca terjadinya Karlahut. Mari ukir sejarah agar pada tahun 2016 ini, bukan hanya Kabupaten Bengkalis, tetapi juga Provinsi Riau bebas Karlahut. Jangan jadikan Karlahut sebagai tradisi,” ajak Nurendi yang mengaku telah setahun bertugas di Bumi Lancang Kuning ini.

Danrem 031/Wirabima juga menyampaikan tentang langkah-langkah yang telah diambil dalam rangka mengatasi Karlahut. Salah satunya pengerahan pasukan di titik rawan Karlahut. Selain itu juga telah dilaksanakan dengan sejumlah perusahaan untuk membantu pencegahan Karlahut.

Nurendi mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya terus agar Karlahut tidak terjadi lagi di Provinsi Riau. Yaitum dengan menggiatkan patroli dan sosialisasi yang dilakukan prajurit di lapangan serta penindakan tegas terhadap pelaku pembakar lahan.

Usai memberikan arahan, dengan didampingi Dandim 0303/Bengkalis dan Kepala BPMPD, Nurendi menyerahkan konsep rencana pencegahan Karlahut di Provinsi Riau yang dibuat Danrem 031/Wirabima bersama pemangku kepentingan terkait.

Sebelum mengadakan pertemuan dengan para Kades, Danrem terlebih dahulu membuka pelatihan gladi Posko I Karlahut  di Makodim 0303/Bengkalis yang menjadi agenda utama kunjungan kerjanya ke daerah ini.

Sedangkan pertemuan dengan para Kades tersebut sebelumnya tidak diagendakan. Terselenggaranya pertemuan itu atas permintaan Bupati Bengkalis. Untuk memberikan pencerahan kepada para Kades agar ke depan Karlahut di daerah ini dapat dicegah.

"Kebetulan para Kades tersebut tengah berada di Bengkalis untuk kegiatan lain. Jadi kita manfaatkan. Kebutulan Danrem juga bersedia dan memiliki waktu. Sambil nyelam minum air," ujar Amril.


Berita Lainnya

Tulis Komentar