Senin, 17 Juli 2017 - 10:25:29 WIB - Dibaca : 1203 Kali

Bagi Lulusan Cumlaude:

19.210 Peluang CPNS di MA serta Kemenkum dan HAM

Editor: Johansyah Syafri - Rep: Tim Humas - Foto: Tim Humas
Teks foto: Bupati Amril Mukminin bersama Menteri PANRBH Asman Abnur, dalam sebuah kegiatan di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/10/2016) lalu.

BENGKALIS, HUMAS – Anda putra/putri lulusan terbaik (cumlaude) di Kabupaten Bengkalis dan berkeinginan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Mahkamah Agung (MA) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM)?

Jika jawabnya ‘iya’ dan Anda belum mengetahuinya, berikut informasi yang dikutip Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) yang dipublikasikan, Selasa, 11 Juli 2017 lalu.

Pemerintah mengundang putra-putri terbaik untuk CPNS guna mengisi jabatan terkait penegakan hukum di MA serta Kemenkum dan HAM. Jabatan ini menjadi prioritas mengingat adanya peningkatan beban kerja di kedua instansi tersebut, dan banyaknya PNS yang memasuki batas usia pensiun.

Menteri PANRB Asman Abnur mengatakan, formasi untuk kedua instansi tersebut sebanyak 19.210 orang, terdiri dari 1.684 CPNS untuk MA dan 17.526 kursi CPNS di Kemkum dan HAM.

Jumlah tersebut termasuk untuk mengakomodir putra/putri lulusan terbaik (cumlaude) dan putra/putri Papua dan Papua Barat. Untuk lulusan cumlaude kuotanya sebanyak 468 orang, sedangkan putra/putri Papua dan Papua Barat sebanyak 301 orang.

Dijelaskannya, formasi untuk MA sejumlah 1.684 calon hakim pada peradilan umum, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara. Untuk posisi calon hakim ini, kualifikasi hanya untuk sarjana hukum, sarjana syariah dan sarjana hukum Islam.

Sedangkan formasi CPNS untuk Kemenkum Hukum dan HAM meliputi 21 jabatan, mulai dari Penjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) hingga analis keimigrasian.

“Kuota untuk penjaga Lapas mencapai empat belas ribu, dengan kualifikasi lulusan SLTA sederajat yang menguasai komputer,” ujar Menteri Asman dalam jumpa pers di kantor Kementerian PANRB, Selasa (11/07/2017).

Dari kuota CPNS untuk Kemkum dan HAM sebanyak 17.526 kursi. 14.000 kursi diantaranya untuk jabatan penjaga lapas atau sipir, dan 2.278 kursi untuk analis keimigrasian. Untuk analis keimigrasian ini, dibutuhkan sarjana dari berbagai jurusan, antara lain Hukum, Sosial Politik, Ekonomi, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer dan Bahasa Asing.

Informasi mengenai rekruitmen CPNS ini dapat dilihat di Situs Kementerian PANRB; www.menpan.go.id dan situs BKN; https://sscn.bkn.go.id.

Kemudian, Situs MA; https://www.mahkamahagung.go.id,http://badilum.mahkamahagung.go.id.

Selanjutnya di situs MA lainnya; http://badilag.mahkamahagung.go.id, dan http://ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id/.

Terakhir di situs Kemenkum dan HAM; http://cpns.kemenkumham.go.id.

Seperti halnya seleksi CPNS sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara online dan terintegrasi secara online melalui https://sscn.bkn.go.id pada tanggal 1 sampai 31 Agustus 2017.

Seperti tahun sebelumnya, satu orang pelamar hanya bisa mendaftar untuk satu jabatan di satu instansi. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Selain SKD, juga dilakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Menteri Asman menegaskan, pelaksanaan seleksi CPNS ini dilakukan berdasarkan prinsip kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya, sehingga tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun. Setelah selesai ujian, peserta akan langsung mengetahui nilainya.

“Jadi jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang menawarkan jasa bisa meluluskan seseorang dengan imbalan sejumlah uang. Jangan mau menjadi korban percaloan,” ujarnya.

Semoga bermanfaat. ***


Berita Lainnya

Tulis Komentar