FLASHNEWS
BERITA TERKINI
Selengkapnya
Agenda Kegiatan
BERITA TERPOPULER
Jumat, 01 September 2017 | 7:18:58 WIB | Dibaca : 494 Kali

Kata Menteri ESDM:

Akhir 2017, Rumah 3.000 KK di Pulau Rupat Bakal Dialiri Listrik

Editor: Johansyah Syafri - Reporter: Tim Bagian Humas - Fotografer: Internet
Akhir 2017, Rumah 3.000 KK di Pulau Rupat Bakal Dialiri Listrik Teks foto: Menteri ESDM Ignasius Jonan

BENGKALIS, HUMAS – Saat ini di pulau Rupat, terdapat sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK) dari 12.000 KK yang rumahnya belum teraliri listrik. Akhir tahun 2017 ini rumah mereka sudah teraliri listrik.

Kabar gembira itu disampaikan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, dua hari lalu, Rabu (30/7/2017).

“9.000 KK dari 12.000 KK sudah menikmati aliran listrik. Sisanya kita targetkan akhir 2017 ini,” ujar Menteri ESDM seperti dikutip dari sejumlah media online.

Sumbernya diambil dari gardu induk yang ada di Kota Dumai dengan menghubungkan kabel bawah laut sepanjang 40 kilometer.

“Tinggal tarik kabel saja kurang lebih 40 kilometer dari Dumai,” kata mantan Menteri Perhubungan ini.

Selain itu, untk memenuhi kebutuhan air bersih di Rupat, pihak Kementerian ESDM akan membuat sumur dengan kapasitas 600 meter kubik per hari.

“Saya kira sudah cukup,” katanya untuk mengatasi persoalan air bersih di pulau terluar di Indonesia yang memiliki dua kecamatan dengan 4 kelurahan dan 20 desa tersebut.

Di hari yang sama, Menteri ESDM bersama Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI yang juga putra Bengkalis H Jon Erizal sebenarnya ingin langsung meninjau lapangan. Sayangnya kunjungan itu akhirnya dibatalkan.

Pasalnya, ketika helikopter yang mereka tumpangi hendak mendarat di lapangan sepakbola Kecamatan Rupat Utara, roda belakangnya langsung terbenam, karena lapangan tersebut berair akibat dalam beberapa hari sebelumnya diguyur hujan deras.

Tak mau mengambil resiko, pilot helikopter model AW139 yang berkapasitas 15 penumpang dengan kecepatan maksimum 310 Km per jam milik maskapai Travira Air tersebut, memutuskan kembali mengudara.

Saat Menteri ESDM, Gubri dan Waki Ketua Komisi XI DPR RI datang ke pulau Rupat yang akhirnya batal tersebut, Bupati Bengkalis Amril Mukminin tidak menunggu di lokasi pendaratan helikopter.

Meskipun sama-sama ada di pulau Rupat, pada waktu yang bersamaan, Bupati Amril mengambil sumpah jabatan dan melantik 11 Kepala Desa periode 2017-2023 yang sudah diagendakan sebelumnya. Yaitu 8 Kades dari Kecamatan Rupat dan 3 Kades dari Rupat Utara.

Untuk menyambut kedatangan ketiganya, Bupati Amril menugaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra untuk mewakilinya.***

 

 

[Ikuti Terus Humas Bengkalis Melalui Sosial Media]







Humas Bengkalis
di Google+



Humas Bengkalis
di Instagram
Baca Juga
Tulis Komentar