FLASHNEWS
BERITA TERKINI
Selengkapnya
Agenda Kegiatan
BERITA TERPOPULER
Jumat, 08 September 2017 | 14:34:02 WIB | Dibaca : 1263 Kali

Di RSUD Batam:

Andung, Mertua Bupati Bengkalis 2000-2010 H Syamsurizal, Meninggal Dunia

Editor: Fadli Faren - Reporter: Fadli Faren - Fotografer: Istimewa
Andung, Mertua Bupati Bengkalis 2000-2010 H Syamsurizal, Meninggal Dunia Teks foto: Almarhumah Hj Ramlah Hasibuan menepuk tepung tawari cucunya Siti Khairani (putri pertama H Syamsurizal) dengan Umar Aditiawarman sebelum acara mandi kumbo taman pernikahan keduanya di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Ahad, 3 Mei 2009.

BENGKALIS, HUMASInnalillahi wa inna illaihi roji’un. Telah berpulang kerahmatullah Hj Ramlah Hasibuan, ibunda dari Hj Fauziah Siregar.

Mertua Bupati Bengkalis 2000-2010 H Syamsurizal yang oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis lebih akrab di sapa Andung ini, meninggal dunia di RSUD Batam, Kepulauan Riau, Jum'at (8/9/2017), sekitar pukul 15.00 WIB tadi.

“Innalillahi wa inna illaihi roji’un. Telah meninggal dunia nenek kami (dari ibu) Hj Ramlah Hasibuan di Batam siang tadi. Mohon doanya. Dari Mohammad Batas Setiawan,” begitu tulis Lurah Damun, Kecamatan Bengkalis tersebut, yang diterima Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis tepat pukul 16.28 WIB tadi.

Setelah dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Batas, begitu putra ketiga pasangan Syamsurizal dan Fauziah Siregar tersebut akrab disapa, mengirim pesan singkat kedua. Isinya, “Hj Ramlah Hasibuan (umur 81 tahun). Meninggal di RSUD Batam, pukul 15.00 WIB.”  

Terpisah, ketika juga dikonfirmasi melalui telepon selulernya sekitar pukul 17.20 WIB tadi, Bu Fau, begitu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis 2000-2010 itu akrab dipanggil sebagian orang, membenarkan kabar duka meninggalnya ibundanya tercinta tersebut.

Di bagian lain, atas nama keluarga, Bu Fau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, jika selama pergaulan almarhumah di Bengkalis selama kurang lebih selama 10 tahun, terdapat salah, khilaf dan dosa.

“Sebagaimana manusia bisa, kami yakin dalam pergaulannya selama bersama kami di Bengkalis, ibunda kami tentu terdapat salah, khilaf dan dosa. Baik itu yang disengaja atau tidak. Kata-kata atau perbuatan. Untuk itu kami mohon dimaafkan dengan tulus dan ikhlas,” harap Fauziah Siregar.

Bu Fau juga mohon doa, semoga almarhumah ibundanya tercinta diampuni segala salah, khilaf dan dosa. Diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Dia juga menjelaskan bahwa jenazah almarhumah akan dikebumikan di Pekanbaru.

“Insya Allah besok pagi dibawa dari Batam menuju Pekanbaru. Almarhum akan dikebumikan di Pekanbaru,” imbuhnya dengan nada tegar, seraya mengaku berada di Batam.

Terpisah, Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang mengaku juga sudah mendapat informasi berita duka itu, mengucapkan turut berduka cita.

“Atas  nama pribadi, keluarga, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis, baik atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis, kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, sabar dan ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT ini.

Kemudian, suami Kasmarni ini yang memang cukup dekat dan kenal baik dengan almarhumah, mengajak warganya untuk mendoakan agar almarhumah diampuni segala salah, khilaf dan dosanya.

Kepada warganya, Bupati Amril juga berharap dapat memaafkan jika seandai selama bergaul dengan almarhumah, almarhumah pernah berbuat  salah, khilaf dan dosa, dengan maaf yang tulus dan ikhlas.

“Mari kita doakan semoga segala amal ibadahnya diterima. Salah, khilaf dan dosanya diampuni serta ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Semoga almarhumah berpulang dalam keadaan husnul khotimah,” ajak dan doa Bupati Amril.***

 

 

[Ikuti Terus Humas Bengkalis Melalui Sosial Media]







Humas Bengkalis
di Google+



Humas Bengkalis
di Instagram
Baca Juga
Tulis Komentar