Jumat, 09 November 2018 - 16:17:50 WIB - Dibaca : 448 Kali

Bupati Bengkalis Buka Secara Resmi Talk Show Kesehatan

Editor: Yeni Mayasari - Rep: Hj Astina Liza Suhairiya - Foto: M. Imam Lutfi
Teks foto: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Supardi saat Berfoto Bersama pada acara Talk Show Kesehatan yang diselenggarakan PT. Chandra Synergi Biotama dengan tema diabetes melitus dan stroke sebagai penyebab kecacatan, Jumat (9/11)

BENGKALIS, HUMAS- Bupati Bengkalis diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Supardi membuka secara resmi acara Talk Show Kesehatan yang diselenggarakan PT. Chandra Synergi Biotama dengan tema diabetes melitus dan stroke sebagai penyebab kecacatan, Jumat (9/11) siang, di Ruko Bekas Adira Jl. Hangtuah Bengkalis.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakan Supardi mengatakan, untuk mengatasi masalah penyakit tidak menular ini, harus memiliki strategi yang pas dan tepat. Salah satunya adalah mengenal dengan baik faktor penyebab penyakit diabetes melitus atau dikenal dengan penyakit kencing manis dan stroke.

”Pada intinya, untuk mencegah kedua penyakit ini adalah dengan menerapkan perilaku sehat yakni Gerakan Masyarakat Sehat atau GERMAS.  Diantaranya 5 pola hidup sehat yang sangat baik untuk diamalkan, yang disebut “cerdik”, yaitu: cek/periksa kesehatan secara rutin atau berkala, enyahkan asap rokok, rajin beraktifitas fisik/berolahraga, diet, atau pola makan yang seimbang dengan mengkonsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang cukup, istirahat yang cukup, yaitu tidur minimal 7 jam sehari semalam dan kendalikan stress”, jelas Supardi.

Jumlah kasus lama dan kasus baru penyakit Diabetes Melitus adalah sebesar 4.584 orang. Jumlah penderita menurut golongan umur adalah jumlah penderita terbanyak berada pada golongan usia 45 tahun s.d. 54 tahun, yaitu sebesar 1.473 orang (32,13 %). Yang Dominan adalah pada penduduk laki-laki, yaitu 2.432 orang (53,05 %). Sedangkan untuk penyakit stroke, dari data Dinas Kesehatan Bengkalis pada tahun 2017 jumlah kasus lama dan kasus baru penyakit stroke adalah sebesar 1.241 orang, dengan jumlah penderita menurut golongan umur tertinggi adalah usia 60 tahun s.d 69 tahun sebesar 161 orang (11.33 %), dan menurut jenis kelamin adalah laki-laki sebesar (62.50 %).

“Melalui kegiatan Talk Show Kesehatan, masyarakat bisa memahami konsep hidup sehat secara utuh. Selama ini pandangan pentingnya kesehatan ketika sudah sakit. Namun kali ini harus dicegah sedini mungkin,” pungkas Supardi.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dr. Agnismaya Wonoagung. SpPD (Spesialis Penyakit Dalam) tersebut diikuti 300 peserta. selain memberikan edukasi mengenai kesehatan, kegiatan tersebut juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.


Berita Lainnya

Tulis Komentar