Rabu, 09 Januari 2019 - 16:54:22 WIB - Dibaca : 416 Kali

Arisan Perdana di Tahun 2019, DWP Setda Mendatangkan Penceramah Kondang Sungai Alam

Editor: Nurhadi - Rep: Nuratika/Sifawati - Foto: Hj Astina Liza
Teks foto: Arisan Bulanan DWP Setda Bengkalis

BENGKALIS, HUMAS- Memasuki tahun baru 2019, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah (Setda) Bengkalis melaksanakan ceramah agama dalam rangka pembukaan arisan bulanan yang diikuti oleh istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Karyawati di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Rabu (9/1/19) di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Jalan Bathin Alam, Bengkalis.

Sebagaimana disampaikan Ketua DWP Setda Bengkalis, Hj Akna Juita Bustami, di tahun 2019 ini DWP menekankan kepada seluruh istri ASN dan karyawati untuk mengikuti arisan bulanan sebagaimana tertuang pada Anggaran Dasar DWP Kabupaten Bengkalis, Bab IV Pasal 9 yakni tentang keanggotaan DWP.

“Kami mengharapkan partisipasi dari istri ASN dan Karyawati untuk tetap hadir mengikuti arisan bulanan, meskipun tidak ada hukum “wajib’’ karena hukum “wajib” hanya milik Allah,”kata wanita yang biasa disapa Hj Ita Bustami ini.

Kemudian lanjut Hj Ita lagi, arisan bulanan ini bukan semata untuk mempererat silaturahmi akan tetapi sebagai ajang menyempurnakan keseimbangan sosial, agama, kesehatan maupun pekerjaan.

Sementara H Muhammad Isa dalam tausiahnya menyampaikan hidup sangat membutuhkan orang lain, , berfikiran positif dan berbuat baik kepada sesama merupakan kunci kebahagian dan keharmonisan.

“Jangan pandang sebelah mata terhadap pertolongan orang lain. Kedudukan, jabatan bahkan kematian sekalipun membutuhkan orang lain, untuk itu,  jangan pernah butakan hati akan pentingnya pertolongan orang lain. Karena kita butuh orang lain” kata H Isa.

Dibagian lain H Isa menyampaikan kemuliaan anggota tubuh pada manusia, yang tanpa kita ketahui kita merupakan makhluk surganya Allah.

Bagaimana tidak, kata H Isa, Kepala kita diciptakan Allah dari tanah Baitulmuqaddis sebagai tempat kemuliaan untuk diletakan otak dan akal pikiran manusia. Dahi diciptakan dari tanah Iraq sebagai tempat sujud kepada Allah. Muka dari tanah Aden sebagai tempat berhias dan kecantikan.

“Kemudian mata dari tanah telaga Al- Kausar sebagai tempat menarik perhatian, gigi dari tanah Al- Kausar sebagai tempat bermanis-manis. Tangan kanan dari tanah Ka’bah sebagai tempat mencari nafkah dan bekerjasama, tangan kiri dari tanah Paris sebagai anggota untuk melakukan Istinjak. Perut dari tanah Khurasan sebagai tempat berlapar. Kelamin dari tanah Babilon sebagai tempat bernafsu serta godaan syaitan,”terang  H Isa.

Tulang dari tanah Tursina sebagai peneguh manusia, kaki dari tanah India sebagai anggota berdiri dan berjalan. Hati dari tanah Firdaus sebagai tempat keyakinan, keimanan dan kemahuan dan lidah dari tanah Taif sebagai tempat untuk mengucapkan kalimah Syahadah, syukur serta do’a.


Berita Lainnya

Tulis Komentar