Rabu, 13 Februari 2019 - 6:56:31 WIB - Dibaca : 191 Kali

Tabligh Akbar Kemanusiaan di Siak Kecil

Jama'ah Galang Dana Kemanusiaan

Editor: Nurhadi - Rep: Tim Humas - Foto: Tim Humas
SIAK KECIL, HUMAS- Pemerintah Kecamatan Siak Kecil bersama Pengurus Masjid Besar Al-Hikmah Kecamatan Siak Kecil menerima kunjungan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang duri dalam rangkaian tabligh akbar kemanusiaan bertempat di Mesjid besar Al-Hikmah Siak Kecil Jl. Sudirman Lubuk Muda, Selasa (12/02/19) malam. 
Kegiatan yang mulai dilaksanakan setelah shalat isya sekitar pukul 20.10 wib tersebut dihadiri oleh Camat Siak Kecil Muhammad Fadlul Wajdi, Ketua Masjid Besar Al-Hikmah Afrizan Nurdin, Ketua MUI Kecamatan Siak Kecil Ali Fakhruddin, Kepala Desa Se-Kecamatan Siak Kecil, para jama’ah dan undangan lainnya.
Tampak hadir pula Tim ACT Cabang Duri dan Tim ACT Indonesia yang diketuai oleh Ustadz Muhammad Zulfikarullah, Lc,MA  sekaligus sebagai pentausyiah tabligh akbar kemanusiaan. 
Dalam sambutannya Camat Siak Kecil menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim ACT Indonesia dan ACT cabang Duri di Kecamatan Siak Kecil. 
‘Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Siak Kecil kami ucapkan selamat datang kepada Ustadz Muhammad Zulfikarullah beserta rombongan ACT Indonesia dan Tim ACT Cabang Duri di Kecamatan Siak Kecil, tentunya kita berharap dengan kehadiran Tim ACT ini dapat menambah wawasan keagamaan dan keimanan kita sekaligus dapat membawa berkah di kampung kita ini. “ Ujar Fadlul. 
Selanjutnya suami dari Rahmayeni ini juga mengajak kepada seluruh jamaah untuk serius mendengar tausyiah yang akan disampaikan oleh ustad kita ini nantinya, mengingat ustadz kita ini jauh jauh datang dari Jakarta rugi jika tidak kita ambil dan amalkan ilmu yang akan dibagikan kepada kita nantinya. 
“Kehadiran Tim ACT pada Tabligh Akbar Kemanusiaan ini, kami juga mengharapkan kepada seluruh jamaah untuk dapat nantinya menginfaqkan sebagian rezki terbaiknya untuk kita kumpulkan dan selanjutnya akan disalurkan buat saudara saudara kita di Palestina yang sudah lebih kurang 12 tahun dalam keadaan serba sulit kini menjalar menjadi krisis kemanusiaan akibat blokade militer israel, artinya malam ini kita memperoleh ilmu sambil beramal.”Pinta Fadlul. 
Diakhir sambutannya mantan Camat Bantan Kabupaten Bengkalis ini berharap dan mengajak seluruh jamaah bersama berdoa sekaligus berniat melalui washilah infaq yang kita sumbangkan untuk mengeluarkan saudara muslim kita di Palestina dari segala kesulitan dan kesusahan,  Allah akan memberikan keberkahan serta keselamatan, kedamaian kepada kita semua serta buat negeri yang kita cintai ini. 
Sementara itu Ustadz Muhammad Zulfikarullah dalam tausyiahnya menyampaikan akan pentingnya untuk kita hidup saling membantu,saling meringankan dan saling berbagi. 
“Allah SWT dalam firmannya maupun Rasulullah SAW melalui sunnahnya mengajarkan dan mengingatkan kita semua agar hidup saling membantu dalam kebaikan serta meringankan beban hidup saudara kita yang sedang membutuhkan karena sesama umat muslim adalah bersaudara.” Ucap Zulfikarullah. 
Dalam kesempatan yang sama Ustad yang sering mengisi pengajian islami di TV swasta RCTI ini juga menceritakan panjang lebar bagaimana kesusahan dan kesulitan yang saat ini dihadapi oleh saudara kita di Palestina yang dibarengi dengan menampilkan tayangan slidenya. 
“Kondisi Palestina sekarang semakin memburuk. “Bagaimana tidak memprihatinkan, sungai utama yang mengalir ke Gaza dari Danau Tiberias alirannya ditutup, dan diganti limbah-limbah pabrik milik Israel. Jadi, hampir semua mata air di Gaza tercemar, selain itu, pasokan listrik juga dibatasi. Hanya dua jam per hari oleh Israel, selebihnya masyarakat di Gaza terpaksa menggunakan lilin untuk penerangan, yang paling banyak merasakan dampak pembatasan ini adalah rumah sakit karena perawatan untuk orang sakit membutuhkan pasokan listrik 24 jam,” jelas Ustaz Zulfikarullah. 
Diakhir tausyiahnya ustadz Zulfikarullah mengajak jamaah beristighfar, bersholawat sekaligus berdoa semoga Allah angkat segala kesusahan dan krisis yang terjadi saat ini dihadapi saudara kita di Palestina sekaligus mengajak jamaah yang punya niat untuk berbagi dengan menginfaqkan rezkinya melalui kota infaq yang disediakan oleh panitia untuk selanjutnya akan dikumpul dan diteruskan dalam membantu krisis yang saat ini terjadi di Palestina. 
Dari dua kotak infaq yang telah disediakan oleh panitia, kelihatan penuh berisi uang infaq ratusan jamaah yang hadir saat itu, namun jumlah pastinya belum dapat disampaikan mengingat penghitungan uang infaq tersebut akan dilakukan oleh Tim ATC yang besarannya akan dikabari kemudian.

Berita Lainnya

Tulis Komentar