Kamis, 04 April 2019 - 16:10:34 WIB - Dibaca : 239 Kali

Kepariwisataan Merupakan Salah Satu Sektor Yang Sangat Penting di Era Globalisasi

Editor: Tim Humas - Rep: Bambang Riyanto - Foto: Bambang Riyanto
Teks foto: Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Haholongan membuka secara resmi pelatihan pemandu Pedesaan/Perkotaan yang dilaksanakan di Aula Lantai I .

BENGKALIS, HUMAS – Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Haholongan membuka secara resmi pelatihan pemandu Pedesaan/Perkotaan yang dilaksanakan di Aula Lantai I Pantai Marina Hotel. Kamis (4/4) pagi.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Haholongan. Sebagaimana kita ketahui bersama, Kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang sangat penting di Era Globalisasi dewasa ini.

Adapun 3 (tiga) narasumber pelatihan yaitu Risnayanti yang merupakan Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Riau, Osvian Saputra Ketua GENPI Riau dan Ari Kresna Putra Dosen Universitas Riau.

“Sektor pariwisata telah terbukti dapat mengangkat kehidupan masyarakat karena Sektor Pariwisata mampu menggerakkan roda perekonomian di setiap lapisan masyarakat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan pembangunan dan pengembangan wilayah, ”Ungkap Haholongan.

Untuk itu, dengan pengembangan potensi yang saat ini kita miliki, kami berharap nantinya Kabupaten Bengkalis dapat menjadi salah satu Daerah tujuan Wisata terkemuka, bukan saja di Provinsi Riau tetapi juga di Wilayah Pesisir Pantai Sumatera bahkan di tingkat Nasional dan Internasional.

“Pemandu wisata berperan untuk menghubungkan wisatawan dengan pusat-pusat ikon pariwisata serta peran strategis lainnya bagi kemajuan Industri Pariwisata baik daerah maupun Nasional, ”Jelas Haholongan.

 

Sambungnya, profesi ini menjadi ujung tombak Industri Pariwisata, oleh karenanya seorang pemandu wisata dituntut memiliki kualifikasi yang tinggi, memiliki penguasaan terhadap bahasa, serta pengetahuan yang luas, tidak hanya yang berkaitan dengan kepariwisataan, tetapi juga hal-hal umum lainnya.

Maka sebab itu, melalui pelatihan pemandu Pedesaan/Perkotaan diharapkan turut meningkatkan kemampuan pelaku pariwisata dalam hal pemandu. Sehingga pemandu wisata bisa memahami bahwa pengembangan pariwisata juga harus bertanggung jawab terhadap pelestarian Sumber Daya Alam dan Budaya.

Pembukaan pelatihan pemandu Pedesaan/Perkotaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Haholongan yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Anharizal dan Risnayanti dan undangan lainnya.

 


Berita Lainnya

Tulis Komentar