Senin, 15 April 2019 - 11:25:35 WIB - Dibaca : 357 Kali

Buka Seminar Pemutakhiran Data Dan Profil Gender

Bupati Bengkalis: Data Profil Gender Harus Selalu Di-Update

Editor: Yeni Mayasari - Rep: Sabariah - Foto: Bambang Riyanto
Teks foto: Sekretaris Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana H Syamsul Bahari Membuka Secara Resmi Seminar Awal Kegiatan Pemutakhiran Data dan Profil Gender Kabupaten Bengkalis.
BENGKALIS, HUMAS - Bupati Bengkalis yang diwakili Sekretaris Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana H Syamsul Bahari membuka secara resmi seminar awal kegiatan pemutakhiran data dan profil gender Kabupaten Bengkalis. Senin (15/4), di Kantor Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Bengkalis. Seminar dilaksanakan pukul 09.30 WIB diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari 11 Kecamatan dan seluruh OPD.
Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang dibacakan Sekretaris Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana H Syamsul Bahari mengatakan ketersediaan data profil gender pada suatu Daerah sangat dibutuhkan untuk mendukung sektor Pembangunan, antara lain sektor strategis, ekonomi, pertanian, pendidikan, sosial budaya, hukum, politik dan kesehatan.
 
“Dengan adanya data profil gender ini, tentu akan memudahkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam melakukan perencanaan, penganggaran, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan kebijakan program pembangunan yang akan dilaksanakan,” ucap Syamsul.
 
Seminar Pemutakhiran Data Gender dan Anak yang menghadirkan  narasumber dari Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Provinsi Riau, Devi Rusanti dan Kepala Pusat Studi Gender (PSG) Stain Bengkalis, Muffaroah, bertujuan untuk menyediakan informasi terkini tentang perempuan dan anak, serta tersedianya Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dan tersosialisasinya data dan informasi gender terkini sebagai pembuka wawasan untuk mengetahui isu gender di berbagai bidang.
Lebih lanjut, Syamsul menjelaskan ada 4 manfaat data profil gender antara lain, untuk memetakan data guna mengurangi kesenjangan gender, kemudian untuk melakukan analisis gender, untuk mengintervensi kebijakan/program maupun kegiatan pembangunan yang responsif gender dan  untuk mengevaluasi perkembangan keberhasilan program pengarusutamaan gender di daerah.
 
“Oleh karna itu, kami meminta kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Camat, maupun instansi vertikal untuk bersedia bekerjasama dalam memberikan data-data yang diperlukan oleh tim pembuatan profil gender dari pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bengkalis dan Acara seminar itu dikhiri dengan foto bersama," tutup Syamsul.

Berita Lainnya

Tulis Komentar